Ya! Memang Aku Jual Mahal!

Kepulan asap putih dari puntung rokokmu

Tidak akan membuatku tergoda sama sekali

Sekalipun kau bilang,

”Bintang”

”Bulan”

”Mawar”

”Melati”

Sudahlah, kenapa tak kau lupakan saja

Ujarku,

”Aku lebih baik menunggu kelabu”

Biar kau tak ucapkan bulan dan bintang

”Aku lebih baik jadi layu”

Agar kau tak ucapkan mawar dan melati

Daripada harus aku makan sentuhanmu

Daripada harus aku disentuh kata-kata gombalmu

Menyebalkan!

Ya, Aku memang jual mahal!

Tidak ada uang yang bisa bayar diriku!

Tidak ada jaring yang lengket yang dapat menjebakku!

Tidak ada manisnya gula yang dapat mengalihkanku!

Maaf saja untuk kamu,

Lelaki berduit, lelaki laba-laba dan lelaki semut…

Jika kamu memang ngotot,

Tunggulah sampai Aku Jual Murah